Jalan-jalan ke Bintan

Bulan Februari lalu saya dan teman-teman kampus mengadakan acara jalan-jalan ke Bintan, tepatnya ke Bintan Agro Beach Hotel and Resort. Tiga tahun yang lalu juga pernah ke sana. Ada beberapa penambahan bangunan. Kami pergi dua minggu setelah imlek, yang ternyata di hari H malah turun hujan deras sekali. Padahal selama seminggu sebelumnya cuaca panas terik lho. Sebenarnya agak takut juga naik ferry di cuaca yang hujan seperti itu. Ternyata malah tidak ada masalah. Kebetulan juga tidak ada angin kencang, jadi ferry bisa jalan dengan lancar. Gelombang laut juga biasa saja.

Yang pasti banyak dikenang adalah saat di pelabuhan. Saat berangkat, di banyak tempat pelabuhan digenangi air banjir, sehingga celana, sepatu, sandal, basah semua. Terus  suasana juga hujan dan persediaan payung apa adanya. Misalnya nih keluarga saya, bertiga, hanya bawa payung 1. Payung dibawa ama Nurul. Saya dan Sofia jadi kehujanan deh. Terus Sofia gak berani jalan sendiri karena banyak genangan air, terpaksa harus digendong. Untung saja ada teman baik hati yang mau membantu membawakan koperku.

Kami agak heran juga dengan pelabuhan Punggur yang masih apa adanya. Kalau suasana cerah sih kelihatan biasa saja, tapi kalau sedang hujan seperti itu, suasana sangat berantakan sekali dan jauh dari nyaman. Terus mau masuk pelabuhan juga repot dan macet banget, sehingga banyak kendaraan yang memilih parkir atau menurunkan penumpang di luar pelabuhan. Kami ceritanya juga diturunkan di luar pelabuhan, sehingga harus hujan-hujan dan menerjang genangan air.

Di hotel, alhamdulilah enak, dapat kamar baru yang besar, bagus banget. Memang harganya juga sangat mahal ya. View dari kamar bagus banget. Sofia senang banget mandi di bath tub, yang menjadi salah satu impiannya. Tiap anak itu punya impian masing-masing, yang kadang-kadang beda dengan apa yang kita bayangkan. Sekarang kan jarang ya hotel yang pakai bath tub, sehingga saat dia menginap di hotel tersebut, wah dia akan senang sekali.

Habis itu mereka berenang di kolam renang, sampai gak sempat main pasir, karena sudah fokus di renang. Memang sih sudah lama kami tidak ajak dia renang. Mungkin dia juga sudah lupa gimana rasanya berenang. Habis itu kami santai-santai main ayunan dan perosotan di taman bareng teman-teman lainnya sampai menjelang maghrib.

Pagi-pagi, kami nyobain ngegym. Lumayan dapat keringat juga. Terus sepedaan dan main basket. Kemudian Sofia dan Nurul lanjut renang lagi. Mumpung gratis ya…Rasanya bentar ya, karena tiba-tiba saja sudah jam 10.00, di mana kami harus beres-beres, karena check out jam 11 siang. Sampai di pelabuhan Tanjung Pinang, kami beli otak-otak. Ternyata Sofia tuh doyan banget dengan otak-otak. Padahal rasanya berbumbu dan agak pedas gitu. Dia di ferry malah ikut gabung ama Rhana dan Mbak Chae. Mereka cerita-cerita ngalor-ngidul. Lucu deh. Meskipun cuma jalan-jalan dua hari semalam, sudah menghilangkan penat di kepala. Ini foto bersamanya. Ternyata anggotanya sudah banyak banget ya, padahal masih ada beberapa keluarga yang berhalangan ikut, karena ada kegiatan lain dan sakit.

foto bersama

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s