Trip to Singapore

Alhamdulilah bulan lalu dapat kesempatan jalan-jalan yang tidak disangka-sangka. Saya dan beberapa teman mendapat kesempatan dari kampus ikut training. Lokasinya di kampus Batam dan di Singapura. Training di kampus, gak perlu diceritakan ya. Yang menarik itu training di Singapura, yang akan saya ceritakan dari sisi jalan-jalannya.

Kami berangkat bersamaan, dari pelabuhan Batam Center, naik ferry Sindo jam 19.30. Tiketnya Sg$29 pp termasuk tax Batam dan tax Singapura. Panitianya baik hati sekali. Mereka sudah belikan tiketnya, bantu check in, mengantar ke pelabuhan, bahkan sediakan makan nasi kotak segala. Malam itu fery gak terlalu penuh, sehingga kami bisa memilih kursi dengan mudah. Di awal-awal sempat browsing, tapi gak lama, karena paket data Mentari punyaku tidak mau lagi digunakan untuk browsing.

Sampai di Harbour sekitar 21.30 waktu Singapura. Suasana Harbour Front sudah lengang, hanya penumpang dari ferry yang kutumpangi yang memasuki ruang imigrasi. Pemeriksaan imigrasi berjalan dengan lancar dan cepat. Aku sempat was-was karena passporku baru, tapi tidak ada masalah sama sekali.

Kami dijemput oleh host yang sudah ikut memandu training sejak di Batam, namanya Miss Ivy. Dia sudah menyiapkan bis untuk menjemput rombongan kami. Kami menuju ke hotel yang ada di kawasan Bugis. Hotelnya kelihatan bergaya kuno. Jadi berpikir yang enggak-enggak. Di halaman hotel ada semacam cafe, yang diisi oleh banyak turis-turis bule. Selain arsitekturnya yang kuno, beberapa peralatannya memang agak jadul sih terutama di liftnya. Chanel TV yang disediakan menurutku kurang banyak pilihannya. Tapi secara keseluruhan, hotelnya bagus dan nyaman ditempati. Apalagi di sana juga disediakan WIFI gratis.

Seperti biasa, aku agak susah tidur di malam pertama, sehingga banyak menghabiskan waktu dengan menonton TV dan coba-coba browsing pakai WIFI gratis dari hotel. Jaringannya lumayanlah, kecepatan sedang. Masih cukup untuk kebutuhan browsing dan main WA. Acara TV yang kutonton seputar video pariwisata di Singapore, dengan hostnya cukup 1 orang saja. Ternyata videonya itu diulang-ulang di chanel tersebut. Mungkin sengaja untuk kasih informasi kepada para turis.

Saat di fery, aku baru tahu teman-temanku ternyata sudah mempersiapkan diri ikut paket roaming dari operator Simpati yang sedang promo. Paketnya seharga 100 ribu untuk 3 hari, bisa untuk tepon, SMS, dan paket data. Wah, pas banget dengan kebutuhan kami ya. Aku sebenarnya sudah browsing, kalau Indosat pakai paket apa? Ditemukan paket 75.000 per hari. Aku gak ambil paket tersebut, karena terlalu mahal. Ibu-ibu nih, jadi banyak pertimbangan. Aku lupa nanya ama teman-teman mereka ambil paket roaming yang mana, sehingga aku baru tahu setelah sampai di Singapura. Akhirnya modal nekad saja, gak mempersiapkan diri, hanya punya pulsa Rp 13.000 di HP. Untung saja ada WIFI di hotel, jadi bisa komunikasi dengan suami dan teman-teman, bahkan telpon-telponan pakai WA segala, walaupun terkadang ada background suara berdenging, sehingga penginnya cepat2 selesai aja telponnya. Keberuntunganku berlanjut, karena di kampus tempat training, kami juga dikasih akses ke WIFI mereka, sehingga praktis seharian masih bisa pakai internet. Maklum…gatal banget kalau gak ngelihat HP.

Hari pertama

Kamis pagi, saya pengin jalan-jalan pagi. Pengin tahu seperti apa sih daerah di sekitar hotel. Aku dan 2 teman yang lain, menyusuri jalanan yang lengang, ceritanya menghindari jalanan yang padat kendaraan. Jalan beberapa blok, sampai di suatu tempat, yang aku tahu kemudian, ternyata namanya Bugis. Aku sebenarnya 5 tahun yang lalu pernah ke sini, hanya saja gak ingat ya.Habis jalan-jalan, langsung sarapan dong….Menunya cukup lengkap, minus nasi. Lumayan mengenyangkan dan ada alternatif bagi yang ingin makanan yang ‘save’, yaitu roti tawar, buah-buahan, sayuran, jus.

Kami dijemput ama Miss Ivy jam 08.50 teng. Kami on time lah, secara kerjaan kami saat ini memang hanya training saja. Semuanya bisa berkumpul on time. Kami juga buat group sesama peserta di WA, yang ternyata sangat berguna, untuk menggosipkan hal-hal yang lucu-lucu atau sekedar memanggil kalau salah satu peserta ada yang agak terlambat. Misalnya seharusnya berkumpul jam 08.50, tapi belum nongol juga. Atau ngajak jalan-jalan di pagi atau sore hari, atau share foto-foto kegiatan, pamer oleh-oleh, dan lain-lain.

Pagi ini kami training di kampus, dipandu oleh trainer yang sudah senior, tapi semangat 45, dan jelas sekali dalam menerangkan asal-usul kemajuan Singapura dan juga flash back kampus mereka, yang asalnya sederhana menjadi sebesar dan sekeren yang sekarang.

Seperti biasa, di tengah-tengah training ada coffe break, yang gak ada kopinya, hanya kue-kue saja. Kopinya diganti ama aqua. It’s oke, lebih menyehatkan kan. Habis training ada semacam ceremony kecil sambil makan siang dengan direkturnya dan dari sponsor. Kami ditanya bagaimana kesannya? bagian mana yang berkesan, dan lain-lain.

Yang surprise, setiap peserta dapat suvenir berupa coklat. Agak aneh ya, tapi jadi surprise. Acara selanjutnya adalah kunjungan ke salah satu pabrik rekanan, untuk tahu lebih banyak tentang “on job training” dan melihat-lihat proses produksinya. Karyawannya ramah-ramah. Gak terasa, sudah sore saja, sekitar jam 16.00. Kami kembali ke hotel. Apa ya acara selanjutnya?

Saat perjalanan menuju hotel, kami melewati pasar yang kutemui tadi pagi. Kata Miss Ivy, namanya Bugis. Bugis itu ternyata gak terlalu jauh dari hotel kami. Ada kelompok lain ingin cari oleh-oleh ke Mustafa. Akhirnya kami semuanya pergi ke Bugis, walaupun saat di Bugis, kami berpencar menjadi beberapa kelompok kecil, tidak ada yang mengatur, yang penting tidak ada yang tersesat. Kelompokku beli suvenir, cari-cari coklat, tapi gak ketemu yang pakai tanda halal, kemudian cari makanan untuk makan malam. Akhirnya ketemu nasi goreng ikan Bilis. Aku sudah siap mental rasanya tidak cocok, tapi ternyata rasanya soft saja, mirip dengan nasi goreng di Indonesia. Porsinya juga pas buatku. Harganya juga agak miring, sekitar 3.5 Sg$. Jam 6, kelompokku sudah sampai di hotel.

Masih pengin jalan-jalan nih…ke mana ya? Akhirnya setelah makan malam, sekitar jam 19.30 kami pergi ke Mustafa. Mustafa sebenarnya gak terlalu jauh kalau di peta. Seharusnya bisa jalan kaki. Tapi kami pengin cobain naik bis. Ternyata hanya 1 halte saja. Yang lama malah perjalanan menuju ke haltenya dan menunggu kedatangan bisnya.

Mustafa itu semacam super market yang buka 24 jam. Kata teman-teman yang pengalaman, harganya jauh lebih murah dibandingkan di Harbour Front. Tapi ada coklat yang ternyata harganya lebih murah di supermarket di area kampus. Pilih coklat, banyak pilihan jadi pusing sendiri. Akhirnya aku dan teman-teman memborong oleh-oleh coklat. Di halaman Mustafa ini, tanpa sengaja ketemu teman lama yang kerja di Singapura, yang juga sedang mengantar temannya beli oleh-oleh di Mustafa.

Perjalanan pulangnya, kami mau naik taksi. Hanya saja saat nanya perkiraan harganya, kok mahal banget ya. Akhirnya kami coba mau naik bis kembali. Seperti kejadian saat berangkatnya, haltenya jauh banget. Harus jalan kaki dulu. Jauh…Kalau dipikir malah lebih efisien dari Mustafa ke hotel langsung jalan kaki. Tapi teman-teman sudah kecapekan kalau jalan. Tiba di jalan besar, kami lihat taksi. Ama sopir taksi dapat nasehat supaya kami lebih banyak jalan kaki dibandingkan naik kendaraan supaya lebih sehat dan jadi langsing.

Hari kedua

IMG_0039

Salah satu ruang pamer

Kembali training lagi. Acaranya kunjungan ke fasilitas kampus. Kebanyakan sekolahnya punya ruang pamer, sehingga tidak menggangu proses PBM yang sedang berlangsung. Pengin meniru, mengembangkannya di kampusku. Acara seperti ini seru banget. Siang hari, kami ditraktir makan di salah satu rumah makan di kampus. Makanannya juga seru banget dan enak, sesuai dengan lidahku. Catatannya tidak ada nasi. Ada makanan pembuka, makanan utama, teh, terakhir kue. Kalau dihitung-hitung porsinya besar juga ya, tapi enak. Habis makan yang cowok Jumatan, sedangkan yang cewek bisa istirahat duluan. Kami lihat-lihat barang di Supermarket, siapa tahu ada yang lucu. Ada juga beberapa counter yang jualan produk hasil desian siswa. Hanya saja harganya mahal. Kami kemudian istirahat di salah satu ruangan sambil shalat.

IMG_0073

Salah satu view saat naik Duck Tour

Acara selanjutnya adalah evaluasi, berupa penyampaian plan untuk penutupan dan tugas yang harus kami kerjakan. Sekitar jam 15.30, kami diajak jalan-jalan naik “duck tour”, kendaraan yang bisa jalan di air juga. Lumayan seru juga, ditambah hostnya yang lumayan kocak. Kami foto-foto view yang sangat cantik, ada giant whell, esplanade, marina bay sand, garden by the bay. Yang duduknya di pinggir lebih enak, bisa foto-foto. Sayangnya aku gak kebagian duduk di pinggir. Matahari sore juga cukup terik. Walaupun ada atapnya, beberapa kali kami kena sengatan sinar matahari. Habis jalan-jalan, kami makan malam di Marina Square, makan di salah satu restoran “All you can eat”, yang kita bisa makan apa saja sampai puas, sampai gak terasa perut sudah penuh sekali dan gak kuat jalan. Selesai makan, kami balik ke hotel. Ada beberapa teman melanjutkan lagi jalan-jalan. Aku sih di kamar saja, capek dan mengantuk.

Hari ketiga

Kami balik ke Batam. Start tetap jam 08.50. Ternyata Harbour Front itu penuh banget, seperti terminal bis kalau lagi mudik. Aku baru tahu, kalau hari senin di Singapura libur, sehingga minggu ini mereka libur 3 hari dan banyak yang jalan-jalan ke Batam. Kami dapat fery 2 jam dari target awal. Ya…kecewa sih, tapi bagaimana lagi, salah kami juga, gak check in dulu untuk pulangnya. Acara jalan-jalan keliling Harbour Front dilanjutkan lagi. Tapi masih jam 10, sehingga masih banyak toko yang tutup. Kami balik ke tempat menunggu masuk pelabuhan, sambil browsing, karena ada WIFI gratis di Harbour Front. Di jam yang ditentukan, kami masuk ke imigrasi, kemudian antri kapal. Pokoknya banyak antrinya. Sampai di Indonesia juga seperti itu, antri di pemeriksaan imigrasi, bahkan keluar dari pelabuhan juga harus antri, karena pelabuhan sangat ramai dan beberapa kendaraan tidak tertib, sehingga mau keluar dari pelabuhan saja susah banget.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s