Gowes Off Road di DBP

Ketiga kalinya aku gowes off road di Duriangkang Bike Park (DBP). Pertama kali dengan bu Yani dan kak Agus. Kedua dan ketiga berdua saja, karena mbak Yani ada kesibukan yang lain. Gowes pertama tantangan ringan, tapi diselesaikan dengan susah payah, karena tubuh masih adaptasi. Tantangan kedua meningkat, dan diselesaikan dengan lancar. Tantangan ketiga lebih berat, karena masuk hutan agak jauh dan diselesaikan dengan susah payah. Jalan setapak di hutan agak gelap, banyak sekali daun-daun kering. Yang membuat susah adalah banyak akar-akar pohon yang besar-besar dan keras banget. Diterjang, malah akunya yang jatuh. Caranya adalah mencari sela-sela akar yang mudah dilewati. Hanya saja, dalam jalanan menanjak kemudian ada akar pohon, wah susah banget ternyata.

Hari ini ada kejutan lain, yaitu tiba-tiba terdengar bunyi gemuruh dari arah danau Duriangkang. Perasaanku tidak enak. Aku mengenalinya sebagai suara hujan yang tertiup angin. Ternyata benar. Untung saja, di tepi danau ada pondok nelayan. Kami lari berteduh di sana. Pondoknya sangat sederhana. Bahkan atapnya masih bocor. Kami cari aja bagian yang tidak bocor, sambil memandang di danau yang indah di depan.

Jpeg

Hujannya cukup lama. Sempat berhenti sebentar, sehingga kami berencana melanjutkan perjalanan tatkala hujan kedua turun lagi dengan derasnya. Akhirnya diperpanjang kongkow di pondok tersebut sambil buka Facebook dan Google Map. Walaupun di hutan, HP masih dapat sinyal 3G. Lumayan juga.

Setelah hujan reda, kami melanjutkan perjalanan lagi. Tantangan muncul lagi, tambah berat, karena masih banyak akar-akar pohon, jalanan menanjak, dan juga akar pohon itu jadi licin, sehingga beberapa kali menuntun sepeda karena tidak kuat mengayuhnya.

Tanah di DBP banyak yang mengandung pasir. Tapi kalau hujan justru menguntungkan, karena pasirnya jadi liat, sehingga lebih mudah dilewati. Saat belum hujan, aku sempat terpeleset juga, gara-gara tanah pasir ini. Kami sempat ketemu beberapa rombongan bersepeda lainnya, baik saat di jalan atau saat istirahat. Kami juga melewati padang rumput yang sangat cantik. Ini dia fotonya. Di kesempatan gowes pertama dan kedua kami juga lewat, hanya saja gak kepikir untuk foto-foto. Sempat bilang, padang yang tadi cantik ya…Rupanya kak Agus ingat juga. Jadinya kesampaian foto-fotonya.

Jpeg

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s