Weekend yang Padat

Dimulai hari sabtu pagi, beres-beres di rumah dengan santai, sehingga tidak terasa sudah jam 9 pagi. Kami segera bergegas ke bengkel. Sejak kemarin, my Beat stater otomatisnya tidak jalan, sehigga menyulitkan aktifitasku. Sofia ternyata ingin ikut ke bengkel, sehingga aku akhirnya mengajak Nurul juga.

Sampai basement nyari orang lewat, mau minta bantu starter motor. Ternyata banyak yang lewat. Kayaknya sih habis dari pasar atau sarapan. Tetanggaku sempat bingung juga, ngelihat aku ngajak anak-anak ke bengkel. bahkan menawarkan diri membawakan motor ke bengkel.

Senengnye diperhatikan..Hanya saja, aku kan gak enak banget, mengingat mereka juga ada keluarga. Ke bengkel ama anak-anak sebenarnya tidak ada masalah sih, karena masalahnya kan cuma saat starter motor saja. Begitu motor sudah distarter, kemungkinan berhenti di tengah jalan kan sangat kecil.

Di bengkel ternyata sudah ramai. Mungkin karena Sabtu, dan yang tidak disangka, banyak ibu-ibu dan mbak-mbak yang ke bengkel. Sebenarnya ini pengalaman pertamaku ke bengkel. Biasanya urusan bengkel adalah urusan suami. Aku dapat antrian ke-6. Pertama ditanya apa tujuan kita. Kemudian dicatat nama kita dan plat nomor kendaraan.

Kebetulan di sebelah bengkel ada bakso Iga Sapi, sehingga Nurul yang belum makan, jadi pengin makan bakso. Tumben, pengin bakso…Baunya emang menggoda sih…Kami mengantarkan Nurul makan bakso. Kami minum teh botol saja. Katanya baksonya enak…Kucicip beberapa kali memang baksonya enak. Kuahnya juga segar dan lezat…

Sambil nunggu bengkel, kami jalan-jalan ke toko roti, beli kue tart dan roti sisir. Kue tartnya harganya agak murah dibanding langganan kami. Hanya saja, penjualnya tidak ngasih sendok, sehingga agak repot makannya. Sedangkan roti sisir harganya lebih mahal. Kupikir cuma selisih 1000 saja. Ternyata masih ada tax segala. Wah…jatuhnya jadi mahal banget ya..

Di kompleks ini, tempat jualannya cukup lengkap. Habis itu ke ATM. Kebetulan lagi tidak ada duit nih…kemudian ke mini market beli kue dan minum-minum untuk acara besok. Minimarketnya juga baru saja dibuka..jadi pembeli pertama deh…Di sini ada mainan angguk-angguk. Dulu Sofia senang sekali duduk di mainan angguk-angguk ini. Tapi sekarang dia malas banget, bahkan cenderung takut kalau main mainan ini.

Habis belanja, kami ke bengkel lagi. Namaku dipanggil. Ternyata baterei motor rusak dan harus diganti. Mereka memberi tahu harganya, apakah aku setuju. Aku sih oke saja, sehingga mereka kemudian melanjutkan pekerjaannya. Bagus ya…cukup transparan. Mungkin untuk menghindari komplein kalau ternyata suku cadangnya dirasa pelanggan terlalu mahal. Jadi pelanggan ditanya dulu di awal. Selesai dari bengkel jam 10.30. Cukup lama juga. Hanya saja tidak terlalu terasa menunggunya, karena kami tinggalkan cukup lama, jalan-jalan ke beberapa toko.

Dari bengkel aku meluncur ke pasar Mega Legenda, mo belanja sayur dan ikan. Besok tidak sempat. Sementara dari Senin s.d. Kamis aku masuk pagi juga. Biasanya tidak sempat belanja. Nurul malas sebetulnya masuk pasar, tapi akhirnya dia mau juga…Pasarnya masih banyak orang jualan, dan barang-barang yang kubutuhkan juga masih ada.. Yang sudah habis, seledri, tauge, dan tahu. Sebenarnya kalau mau berburu ke beberapa kios sayuran, mestinya ketiganya masih ada. Aku sudah nanya ke dua tempat dan ternyata tidak ada. Ya udahlah…Sampai rumah sudah jam 11.30. Tidak terasa banget ya…Kami kemudian makan siang.

Jam 13.45, aku kembali lagi ke jalanan. Acaranya adalah mengantar Nurul les Bahasa Inggris, kemudian mau ke Batavia Air, belanja, dan ke ATM. Sebenarnya aku ragu-ragu sekali, sangat kuatir waktunya tidak cukup, karena 90 menit ke depan harus menjemput Nurul dan jalanan tidak bisa diprediksi. Jalanan cenderung macet. Hanya saja, karena aku naik motor, macet tidak menjadi masalah. Bisa menyelinap di sela-sela mobil. Daripada bingung trus semua rencana tidak jadi, akhirnya pasrah saja. Kucoba kerjakan sesuai urutan, yaitu ke Batavia Air. Kalau yang lain tidak sempat ya dikerjakan lain waktu saja. Ternyata semua rencana bisa terselesaikan, dan Nurul juga baru saja keluar dari kelas. Good…Bahkan kami harus menunggu beberapa menit, karena teman Nurul, anak tetangga ada yang mau nebeng pulang. Mamanya baru saja meng-sms-kan hal tersebut. Tidak masalah sih, dengan tetangga kan harus saling membantu, karena sebenarnya, aku juga banyak dibantu oleh tetangga. Saat Nurul ngaji setiap hari, aku tidak sempat mengantarnya, dia ikut tetangga yang mengantar anaknya ke masjid raya. Kebetulan mereka punya mobil, sehingga bisa menampung banyak anak.

Habis les, istirahat sebentar. Kebetulan Sofia masih bobok siang. Ternyata tak lama kemudian anaknya bangun, sehingga kami melanjutkan acara ke Mega Mall, dengan tujuan utama adalah Time Zone.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s