Ujian Mental

Belakangan ini mentalku sedang diuji. Ujian kesabaran dan ketabahan. Dan ujian ini berasal dari diriku sendiri. Belajar sabar menerima pemberian-Nya. Belajar bersyukur karena Dia telah memberiku nikmat yang begitu besar, terutama keluarga yang begitu bahagia, anak-anak yang sangat menggemaskan, suami yang sangat baik. Belajar tabah menelusuri jalan-Nya yang berliku-liku. Sambil mencoba mencari-cari jalan yang lebih sederhana. Jadi terasa, hidup di masa lampau, rasanya lebih sederhana daripada saat-saat sekarang. Walaupun yang terasa sederhana hasilnya belum tentu lebih bagus daripada hidup di masa yang lebih sulit dan rumit seperti sekarang ini…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s