Traffic Light Padam?

Hari Miggu yang cerah. Aku dan Nurul berencana belanja ke sebuah mini market. Sayangnya mini market cukup jauh untuk ditempuh dengan jalan kaki, sehingga kami memutuskan naik motor. Ternyata bensin tinggal sedikit, sehingga kuputuskan beli bensin dulu di pom bensin.
Saat simpang Frangky, agak kaget melihat traffic light mati. Wah gimana nih? Kendaraan lain tidak ada yang mau mengalah. Akhirnya melaksanakan wejangan suami, maju terus, tapi hati-hati. Wejangan yang berguna. Untung saja di saat seperti ini, semua kendaraan lain juga berpikiran sama. Mereka mengendarai kendaraan lebih pelan-pelan. Aku jadi mikir, tumben ya traffic light-nya mati. Traffic light di Simpang Frangky ini jarang-jarang mati. Aku cukup hafal karena sering melewati saat mengantar Nurul berangkat sekolah.  Selain itu simpang Frangky ini termasuk salah satu persimpangan yang ramai di Batam.
Beberapa saat kemudian sampailah di Simpang Kara. Ternyata traffic light-nya mati juga. Nah lho…ada apa ya, kok mati semua ya? Aku jadi teringat listrik di rumah memang padam. Kalau di rumah padamnya sebentar karena ada generator. Kalau traffic light seperti ini, masa sih gak ada back up alias cadangan energi. Menurutku seharusnya ada, mengingat fungsinya yang sangat penting dan menyangkut keselamatan banyak orang. Bisa pakai baterei, atau pakai solar cell.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s