Tenis

Pagi tadi main tenis agak siang, jam 07.35 baru keluar rumah. Matahari sudah bersinar dengan cerahnya. Cari lapangan yang agak teduh, tapi tetap deh, muka ini rasanya terbakar. Sakit sekali. Alarm sudah diset di jam 08.05. Rencananya kami mau main tenis 30 menit. Ternyata alarm yang ditunggu-tunggu tidak juga berbunyi. 30 menit saja kok rasanya lama banget ya?

Serasa punya lapangan tenis sendiri. Hampir setiap pagi kami main tenis, dan lapangannya selalu dalam keadaan kosong. Hanya di hari minggu saja, ada pasangan lainnya yang bermain tenis juga.

Setelah berlatih sekian lama, pukulanku agak lumayan. Maaf pakai kata agak, sebab progressnya kok lambat banget? Kadang ngerasa bosan sekali. Cuma kalau gak olahraga, tubuh rasanya pegal-pegal gitu. Kalau olahraga pada waktu pagi, tubuh terasa lebih bugar dan gesit. Tentunya labih sehat juga ya

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s