Musim Sibuk

Pengin ke pantai lagi

Ada hari-hari di mana waktu terasa sangat cepat. Contohnya di minggu ini. Bangun pagi seperti biasa, sibuk mempersiapkan keperluan mandi si kecil, buat minuman, kadang ke pasar, beres-beres rumah. Kalau masih sempat cuci baju, cuci piring, dan bantu-bantu masak.

Tiba-tiba sudah jam 07.30, siap-siap ke kampus deh…Jam 08.00 teng pergi ke kampus. Trigernya adalah jam.

Sampai kampus, mengerjakan pekerjaan ini itu, serabutan banget deh pokoknya, karena banyak banget item-item yang harus dikerjakan. Kadang diwarnai dengan rapat di beberapa tempat. Ada slogan, tiada hari tanpa rapat.

Untuk minggu ini, selain banyak rapat, rajin diapelin mahasiswa yang bimbingan TA. Bimbingan TA musiman ya…kadang sepi, kadang sehari saja 3 x. Kayak minum obat ya…

Bulan ini temanya banyak di persiapan kegiatan. Mulai dari kegiatan belajar-mengajar, kegiatan akademik yang lain, yang semuanya pake deadline. Untungnya deadlinenya masih sistem Indonesia, sehingga masih bisa telat sehari dua hari. Gak semuanya bisa sih. Tapi kalau yang telat berjamaah, mau gak mau dimaklumi juga kan? Bisa jadi karena waktu yang diberikan mepet. Tul Kan?

Tiba-tiba sudah sore lagi, saatnya pulang, karena si kecil sudah menanti dengan cemas dan tidak sabar.

Kadang sering bingung, ketika mendapat cerita kalau dosen itu santai. Apa benar ya kalau pekerjaan dosen itu santai? Dari pengalaman jadi programmer dulu, rasanya jadi programer lebih santai deh. Pekerjaan cenderung gak variatif dalam jangka waktu tertentu, misalnya satu bulan, sampai proyek selesai.

2 thoughts on “Musim Sibuk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s