Kenangan

Barusan ngeliat foto jalan-jalan ke Jepang. Tertawa-tawa sendiri, melihat foto yang telah menyimpankan banyak kenangan. Melihat wajah-wajah bahagia, tanpa beban, rekreasi, ijin dinas sebulan, gak mikir pekerjaan, punya uang yang ‘cukup’ walaupun tidak banyak, punya banyak waktu luang untuk jalan ke sana ke mari, mengeksplorasi hal-hal baru, mulai dari fotography, menjadi fotographer, jadi actor, atau belajar acting. Menjadi penjelajah, walaupun dengan modal bahasa Jepang sepotong-sepotong, naik sepeda, keliling kota. Menjadi sophaholic, keliling dari satu mall ke mall yang lain, demi mencari yang namanya oleh-oleh. Menjadi backpacker menjelajah dari satu kota ke kota yang lain. Seru memang, berada dalam satu kelompok, yang baru kenal, kemudian terdampar di suatu negara asing, dengan semua tantangan dan keterbatasan yang ada. Yang pasti adalah keterbatasan bahasa.

2 thoughts on “Kenangan

  1. beli software bahasa dong (weh, jadi promosi😛 ). Saya recommend dua:
    1. Rosetta Stone
    2. Pimsleur

    Tapi karena keduanya mahal (5 juta rupiah), saya pun belum membelinya😆

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s