Taken

Film ini membuat saya ngeri dan cemas, karena bercerita tentang dua orang gadis Amerika, yang sedang berlibur ke Paris. Sampai di Paris, mereka diculik oleh mafia penjual wanita. Pola penculikannya cukup sederhana, pada saat dua orang gadis itu menunggu taxi, ada seseorang yang mengajak kenalan dan mengajak sharing taxi. Pada saat sharing taxi, kedua calon korban ini diantar ke tempat tujuan. Setelah tahu tempat tinggalnya, gerombolan penculik segera datang ke kediaman yang bersangkutan, dan menculiknya. Begitu saja? Ya begitu saja. Jika kita berada di tempat baru, banyak hal-hal yang membuat kewaspadaan kita melemah, misalnya : rasa antusiasme yang berlebihan, belum menguasai medan, ketertarikan berkenalan dan berinteraksi dengan orang-orang baru, dll.

Untung saja Kim, nama salah seorang gadis itu, pada saat penculikan terjadi, sedang menelpon ayahnya. Jadi ayahnya tahu sedikit ciri-ciri penculiknya. Ayah Kim adalah mantan polisi/detektif. Dia tanpa kenal lelah, melakukan penelusuran, mulai dari apartemen tempat terjadinya penculikan, mencari semua barang yang bisa mengantarkannya mencari pelaku, menemukan orang yang mengajak Kim sharing taxi di bandara, yang ternyata masih di sana dan mengajak gadis-gadis lain sharing taxi. Aksinya seru sekali, sangat heroik, terencana, dan mudah dimengerti. Setelah perjuangan yang tidak kenal lelah, Kim akhirnya berhasil ditemukan oleh ayahnya. Momen yang sangat mengharukan…

Gambar diambil dari http://wowsudbury.com/Movies/default.asp

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s