Di balik kuliah umum

Hari Kamis lalu, saya mendapat tugas menyelenggarakan kuliah umum. Sebenarnya bukan tugas yang baru, sudah sering juga mendapat tugas serupa. Jadi semacam event organizer(EO) gitu lho. Mulai dari mengontak pembicara, publikasi mencari peserta, menyiapkan ruangan dan peralatannya, mendampingi pembicara. Intinya memastikan acara berjalan dengan lancar sesuai harapan. Kerja itu kalau dipikir-pikir gak jauh berbeda sama kuliah ya…Sebab saat kuliah dulu sering juga jadi event organizer di kegiatan-kegiatan kampus.

Nah untuk acara kemarin, partnernya tidak main-main, konsulat sebuah negara adi kuasa. Sebenarnya saya agak takut-takut juga berurusan dengan lembaga sebesar itu. Dan suasana kampus sedang libur panjang, sesudah ujian semester, sehingga dari awal dikuatirkan kalau mahasiswa yang menghadiri acara tersebut tidak banyak. Hanya saja acara tersebut tidak bisa diundur, karena sudah diplot pada tanggal dan jam tersebut.

Akhirnya saya dan tim berusaha sekuat tenaga melakukan publikasi, mulai dari buat pamlet, memasang pengumuman di web site, mengundang relasi yang cocok, mengumumkan pakai pengeras suara, ama masang notes di FB. Khusus yang terakhir, saya sebentulnya enggan sekali melakukannya, kuatir dikomentari yang enggak-enggak dari teman-teman yang tidak terkait ama acara tersebut.

Kami menerapkan sistem pendaftaran, pengin tahu aja, berapa orang yang berminat. Yang mendaftar ada sekitar 25% dari kuota yang diharapkan. Tapi bagaimana lagi, sebab kondisi kampusnya seperti itu, sedang liburan semester. Walaupun sudah mendaftar, belum tentu juga mereka datang. Wah tambah grogi aja. Malam menjelang hari H, saya gelisah banget. Suami menasehati saya supaya pasrah dan berdoa saja, karena toh saya sudah melakukan langkah-langkah dengan benar…

Tibalah hari H yang ditunggu-tunggu….Menunggu kedatangan peserta dan pembicara…Sambil menunggu saya masih sempat mengoreksi tugas mahasiswa lho. Supaya hilang groginya…Ternyata jumlah yang datang melampaui jumlah yang pendaftar, yaitu sekitar 2 kali lipatnya. Wah…senengnya, lega banget deh….Saya juga merasa senang, karena tim kecil kami kompak dan banyak teman-teman  yang mau membantu yang mendukung tim saya.

Fotonya belum ada, ini foto yang hampir mirip, pohon kelapa, tetap tegar walaupun angin laut terus-menerus menerjangnya

5 thoughts on “Di balik kuliah umum

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s