Mesin cuci dan Microwave

Saat training di Jepang, bulan Agustus 2009 yang lalu, kami menginap di dua hotel yang berbeda di kota Kurosaki dan kota Saga. Hotelnya termasuk kategori hotel bisnis. Yang menarik di sana disediakan mesin cuci dan microwave, yang bisa dipakai oleh tamu. Beberapa kali saya menginap di hotel di Indonesia, biasanya tamu disediakan fasilitas laundry, yang tentu saja tidak gratis, dan harus membayar cukup mahal. Fasilitas mesin cuci di hotel itu adalah sebuah kejutan yang keren banget. Disebut kejutan karena sangat ekonomis. 100 yen(setara Rp 10.000) bisa untuk mencuci sekitar 5-10 pasang pakaian. Bandingkan dengan harga laundry di sebuah hotel kecil di Jakarta, di mana rata-rata setiap potong pakaian dihargai Rp 8.000.

Di hotel di Kurosaki, ada sekitar 4 cuci beserta mesin pengeringnya. Cara memakainya cukup mudah, hanya dengan memasukkan koin sebesar 100 yen, untuk mesin cuci dan koin 100 yen untuk mesin pengering. Dalam waktu 1 jam pakaian sudah bersih tercucui dan juga sudah kering. Tinggal menyeterika saja. Di sana juga ada mesin seterika. Kalau dilihat dari instruksinya sih pakaian kita diletakkan di antara mesin menyeterika, yang bentuknya mirip papan seterikaan, hanya saja ada papan penutupnya, terus kabel mesin tersebut dicolokkan ke listrik. Panas jadinya, hanya saja menurut saya terlalu lama dan tidak terlalu rapi, seperti hasil seterikaan dengan seterika biasa. Saya pernah mencoba sekali dan kurang sukses, sehingga memutusan memakai seterika listrik biasa saja. Seterika listrik bisa dipinjam di resepsionis. Rombongan kami ada beberapa orang yang membawa seterika kecil, jadi bisa meminjam kepada teman yang membawa seterika.

Kalau di hotel di Saga, di sana disediakan satu buah mesin cuci dan satu buah mesin pengering pakaian. Cara memakainya juga dengan koin 100 yen. Hanya saja koin yang sudah kita masukkan akan keluar lagi. Asyik banget, karena artinya pemakaian mesin cuci itu free. Hanya butuh koin sebagai trigger saja. Dan detergennya juga sudah disediakan.

Fasilitas lain yang disediakan : sarana internet, televisi, perlengkapan kamar. Kalau yang ini mestinya sudah standarlah ya…Yang agak beda dengan di lobbinya juga disediakan laptop, bagi tamu yang ingin browsing di lobby, ada sepeda yang boleh dipakai, telepon kartu, microwave, dan komik. Saya sendiri tertarik dengan fasilitas sepeda dan microwave. Saya beberapa kali meminjam sepeda tersebut untuk jalan-jalan pada waktu pagi hari. Untuk microwave, bisa digunakan untuk memanaskan makanan. Seringkali saat kita beli lauk yang sudah matang, lauk tersebut tidak habis sekali makan, trus disimpan di kulkas. Di kesempatan selanjutnya, kita tinggal panaskan saja dengan microwave. Bisa juga kita membuat makanan yang ringan, misalnya terlur dadar atau telur mata sapi. Microwave ada di tiap lantai, jadi tingkat antriannya tidak terlalu lama. Microwave ini terasa sangat berguna saat puasa. Kami sempat puasa selama satu minggu di Jepang. Kami membeli nasi yang sudah dibekukan dan lauk atau sayur pada sore hari. Pada saat mau sahur, makanan tersebut tinggal dihangatkan dengan microwave. Sebuah ide yang lumayan cemerlang, mengingat semua keterbatasan yang ada. Emang di Jepang, jam 3-4 pagi, apakah ada warung yang buka? Lagipula, kami juga tidak berani keluyuran pada waktu dini hari. Pihak hotel sendiri, sebenarnya juga sudah berinisiatif sangat bagus, yaitu menyediakan sarapan, berupa roti dan pisang pada jam-jam sahur. Hanya saja rasanya kurang afdhol kalau belum makan nasi. Nah lho…Di Jepang, jangan kuatir tidak bisa memperoleh nasi, karena di Jepang itu ternyata banyak sekali sawah. Bahkan nasinya juga terkenal karena sangat enak. Jadi buat orang Indonesia, cocok jika tinggal di Jepang.

4 thoughts on “Mesin cuci dan Microwave

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s