Start yang menegangkan

Ceria karena mau jalan-jalan

Kami bertiga berangkat hari Kamis sore, jam 13.30 dari rumah. Sampai di pelabuhan Batam Centre jam 13.45. Ingin naik fery jam 14.00. Ternyata untuk jam tersebut, sudah ditutup. Untung saja pagi harinya kami sudah membooking melalui telepon, sehingga kami masih dilayani. Sesudah chek ini di counter fery, kami mendapatkan boarding pass. Semacam kartu, saya perkirakan memakai RFID. Di pintu masuk keberangkatan, kartu itu diletakkan di atas RFID-reader.Sudah mirip dengan yang digunakan di pelabuhan Singapura.

Kami baru tahu juga kalau harga tiket untuk anak dan dewasa itu berbeda. Sekali jalan selisih SG$5. Padahal Uun sudah dibelikan tiket untuk orang dewasa. Rugi SG$10 deh..

Suasana di pelabuhan Batam Center pada jam tersebut tidak terlalu ramai. Antrian hanya mencapai 10-15 orang. Atau karena sudah menjelang detik-detik terakhir kapal mau berangkat ya…Walaupun begitu, ada juga yang nekat menyerobot antrian. Malah minta difasilitasi oleh petugas keamanan di sana, dengan alasan dia mau berangkat jam 14.00. Dan ternyata difasilitasi. Kok mau-maunya petugas itu berbuat demikian ya? Jadi dia bisa masuk terlebih dahulu tanpa lewat antrian.

Sesudah itu semua barang discan di X-ray. Tahap selanjutnya adalah pintu imigrasi. Passport kita dibubuhi cap yang berisi data, tanggal perjalanan dan nama pelabuhan yang dilalui, yaitu Batam Centre. Dari pintu imigrasi, kami langsung menuju ke kapal, karena kapal sudah tersedia dan mau berangkat. Jika kita menggunakan mode normal, yaitu sejam sebelumnya sudah check in, kita bisa menikmati fasilitas ruang tunggu yang ada di pelabuhan ini.

Sesampai di kapal, boarding pass diserahkan kepada petugas kapal. Di sini muncul kesulitan baru, yaitu susah menemukan tempat duduk. Beberapa tempat duduk terlihat kosong, dan di atasnya diletakkan tas. Ketika kita tanya ternyata sudah disiapkan untuk saudara atau temannya. Wah…gimana dong…Sesudah beberapa kali gagal menemukan kursi, akhirnya kami minta bantuan petugas kapal. Dalam waktu cepat dia berhasil menemukan kursi untuk kami bertiga. Memang duduknya harus terpisah-pisah, karena tempat duduk berderet tiga memang sudah habis.

Ombaknya cukup besar. Kapal oleng ke kanan dan ke kiri. Yak, saatnya mabuk….Untung saja saya sedang fit dan sedang tidak pengin mabuk laut. Hanya saja Uun yang duduk di sebelah saya sudah mengeluh pusing. Wah kacau balau nih, mana lupa bawa plastik kresek lagi. Trus minyak kapaknya terbawa di tas suami. Cepat-cepat ambil minyak kapak di suami. Ternyata di tiang kapal, disediakan tas kresek kecil, bagi yang membutuhkan(tentunya yang mau). Saya ambil beberapa. Lega banget deh…

Karena pusing, Uun saya sarankan tidur saja. Dia bisa tidur sekitar 30 menit. Saya sendiri baca koran. Sampailah kapal di dekat pulau Sentosa. Saya pikir Harbour Front sudah dekat, sehingga saya membangunkan Uun. Ternyata masih lama, ditambah waktu untuk parkir kapal dan antrian penumpang. Agak nyesel juga, mana anaknya sempat ngamuk lagi pas dibangunkan.

Sampailah kami ke Singapura. Suasana di Harbour Front cukup lengang. Senengnya….sebelumnya saya menduga akan terjadi antrian yang panjang. Ternyata antri berlangsung sangat cepat. Petugas imigrasi yang bertugas cukup banyak, ada 7-10 orang. Saya menduga mereka sengaja menyiapkan full tim untuk antisipasi kenaikan jumlah orang yang mau masuk ke Singapura.

Uun sudah kelaparan, mampirlah kami ke McDi membeli burger ama minuman panas. Suasana McDi ramai sekali. Banyak sekali para pelancong yang datang. Sesudah itu kami antri taxi. Di Singapura, calon penumpang yang antri taxi, beda dengan di Batam, di mana taxi yang antri penumpang. Antrian taxi ini cukup panjang. Hanya saja taxi yang datang juga cukup banyak, sehingga antrian tidak berlangsung lama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s