Suami Pintar Masak, Mengapa Tidak?

Jalan Sambil Main Bola

Jalan Sambil Main Bola

Ceritanya ada seorang suami yang pintar memasak. Kadang-kadang suami tersebut ikut membantu istrinya di dapur. Hanya saja ternyata banyak ibu-ibu lain yang mengintip aktivitasnya di dapur. Hm…terjadilah kehebohan. Sebagian ibu yang suaminya tidak pernah ke dapur merasa iri, wah enak sekali ya…suaminya pintar masak. Sebagian lagi cenderung mencari kesalahan si istri, berdasarkan asumi, jika suami sampai ke dapur berarti karena istrinya tidak pandai memasak. Hm…pendapat kedua lumayan juga menusuk-nusuk hati si istri, mengingat demikianlah kenyataannya. Si istri sebenarnya memang tidak pandai memasak.

Sebenarnya banyak segi positifnya dari suami yang pandai memasak, yaitu menu makanan menjadi lebih bervariasi. Ada menu yang ala suami, ada yang ala istri, ada juga yang ala asisten rumah tangga. Sehingga tidak bosan makan di rumah. Bahkan kadang-kadang ada kejutan, terutama jika suami memasak makanan yang enak-enak, ala restoran. Wah….seru banget….

Ada kejadian menarik lagi, masih tentang suami, yaitu si suami senang membantu istrinya belanja di pasar. Pertama kali ada suami ke pasar merupakan pemandangan yang aneh sekali di kompleks perumahan kecil itu
. Yang harus belanja ya istri. Suami sih di rumah saja, dan tahu-tahu makanan sudah tersedia di meja makan. Tetangga memandang aneh kejadian itu. Untung saja kejadian itu tidak berlangsung lama, karena para suami lainnya akhirnya menyadari juga, bahwa alangkah gentlenya jika mereka mengantarkan istri ke pasar, membantu membawakan belanjaan, dll. Apalagi karena kesibukan bekerja, biasanya belanja kan hanya seminggu sekali, sehingga banyak sekali yang harus dibeli pada saat belanja.

Efek selanjutnya sangat bagus, yaitu kebiasaan suami membantu istri belanja ini banyak ditiru oleh pasangan muda lainnya. Bahkan ada juga seorang suami yang bersedia belanja sendiri ke pasar, dan istri di rumah saja, mempersiapkan makan pagi dan mengurus keperluan anak-anak. Keren kan…

2 thoughts on “Suami Pintar Masak, Mengapa Tidak?

  1. Yah, ga ada salahnya ko’ suami pinter masak malahan klo saya seneng bngt punya suami pinter masak. Kita jd bs saling sharing menu makanan supaya ga bosen, iya kan…?

    Like

  2. Eh Suamiku kan hobby di dapur, awalnya aku tersinggung, tapi lama lama cape juga mikirannya, akhirnya saya ikhlaskan saja tuk kesenangannya di dapu.

    Memang kalau sudah merasa enjoy di dapur ya.. turuti saja kemauannya kan kren, daripada enjoy di ladeni saja kan istri kerepotan, yang penting jangan sekali kali menyuruh pada suami ih dosa ,takut
    kualat lho!.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s