Cerai sebagai Cara Mengatasi KDRT

Banyak sekali ibu rumah tangga yang terjebak dalam kekerasan dalam rumah tangga. Terjebak maksudnya disini adalah berperan sebagai objek penderita. Bagaimana Cara mengatasinya? Ajak suami untuk berbicara hari hati ke hati, supaya dia sadar akan kesalahannya. Jika suami tidak bisa lagi diajak berbicara, lakukan dialog dengan melibatkan pihak ketiga, misalnya mertua, ayah dan ibu kita, atau keluarga dekat yang disegani oleh suami. Jika memang suami memang berperilaku kasar dan sifatnya sudah bisa diubah lagi, ajukan cerai. Si perempuan sebaiknya cerai untuk menghindari kekerasan yang lebih jauh lagi dan taruhannya adalah nyawa. Kita adalah pribadi yang harus dihargai, bukan sampah yang bisa diinjak-injak.

5 thoughts on “Cerai sebagai Cara Mengatasi KDRT

  1. Cerai terkadang mudah diucapkan, tapi sulit untuk ditindaklanjuti. Sebelum nya perempuan mesti mempersiapkan diri, apalagi jika tak mempunyai penghasilan sendiri. Perempuan dipersiapkan apa yang akan dihadapi setelah kepala keluarga tak ada lagi, paling tidak harus bisa mengatasi kebutuhan hidup bersama anak-anaknya.

    Hal ini tentunya berbeda jika perempuan tadi mempunyai penghasilan sendiri, sehingga punya bargaining position. Pada umumnya perempuan yang punya penghasilan sendiri, lebih mudah melepaskan diri atau berani diskusi terbuka dengan suami yang melakukan kekerasan.

    Hal yang sulit lainnya, jika perempuan pendidikan nya kurang atau merasa bahwa sah saja suami memperlakukan dirinya, karena pemahaman terhadap agama yang salah. Pada akhirnya, perempuan yang mendapatkan KDRT, memerlukan bimbingan dan konsultasi untuk dapat memutuskan secara tepat apa yang sebaiknya dilakukan.

    Like

  2. Saya juga sering mengalami kdrt dan berbagai cara sudah dilakukan baik lapor ke keluarga diajak bicara baik2x tapi sepertinya dia berkepribadian aneh dan skr dia sudah tidak sungkan-sungkan lagi jika para tetangga pun melihat..seperti tadi malam dengan gampangnya dia membanting saya kelantai …

    Saya baru menikah januari kemarin dan kejadian ini hampir berulang tiap 2 mgg sekali setelah itu dia minta maaf tapi dengan mudah juga dia mengulanginya HP saya sudah 7 buah yang jadi korban..dan sambil memaki2x saya yang seolah saya penyebab semuanya…

    Mohon advisenya…saya sebenarnya sdh berputus asa tapi bagaimana di agama saya tidak memperbolehkan bercerai..

    Like

  3. Sebaiknya anda segera mwengakhiri perkawinan anda sebelum anda terlanjur seperti saya seumur hidup sy merasakat KDRT hanya karena cinta… tanda2 itu seperti yg saya alami , dia itu tipe psikopat yang min 2minggu sekali “kumat” cepat-cepatlah melepaskan diri darinya…..19 th saya mengalaminya , tadinya saya berfikir suami saya bisa berubah .. tapi nyatanya terjadi sampai sekarang dan semakin hari semakin kejam , terakhir saya disiram dengan minyak tadah akan dibakar, kalau marah membabi buta dengan membawa pisau dan kampak….. saran saya cepat2lah menghindar darinya….

    Like

  4. saya juga jadi korban KDRT, saya dan suami sdh 5 tahun menjalani pernikahan, tetapi baru akhir-akhir ini dia berani menganiaya saya, saya di pukul, diinjak dan di maki, bahkan yang membuat saya ngeri, dia yang mengancam saya pakai pisau, saya sering diserahkan ke rumah orang tua saya, tetapi selalu dijemput lagi, pada akhirnya saya malu kalau keadaannya terus seperti itu, saya memutuskan untuk bertahan di rumah tempat kami tinggal dan saya putuskan juga baru keluar dari rumah kami kalau kami sah bercerai.

    Like

  5. Saya menikah hampir 3th, suami sy memang baik & pekerja keras, tapi entah kenapa dia sering marah tanpa alasan, memukul memang tidak, tapi dia memaki saya dg kata2 kasar atau memegang pipi saya dg sangat kencang sakitnya hingga berhari2, terkadang dia menghancurkan barang2 di depan saya terutama hp. Saya seperti tak ada harganya di mata dia. Saya harus bagaimana, jika di ajak bicara baik pasti dia marah seolah saya mengguruinya.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s