Pengalaman Kuliah di ITB

Jika ditanya bagaimana pengalaman Kuliah di ITB saat S1, jawabannya mengharu biru, tapi secara finansial, saya bersyukur sekali, banyak dimudahkan. Mulai dari kemudahan mendapat pekerjaan part time, tinggal di asrama mahasiswa dengan seabrek pekerjaan dan aturan, tapi banyak fasilitas dan kemudahan, banyaknya beasiswa, dan kemudahan-kemudahan lainnya.

Pada saat S1 kemudahan finansial datang dari berbagai pihak, hal yang sama juga terjadi saat S2. Saya mendapat beasiswa BPPS. Jadi uang kuliah sudah tidak memikirkan lagi. Bahkan masih ada uang sisa dari beasiswa itu yang jumlahnya cukup besar. Bisa untuk kos, ama makan sebulan. Pada saat tesis juga tidak butuh banyak uang. Bahkan gara-gara S2 bisa beli laptop. Awalnya sih karena kebutuhan, supaya lebih enak saat mengerjakan tesis, mengingat banyak waktu luang antara satu kuliah dengan kuliah lainnya. Daripada nganggur gak jelas atau pulang, mendingan di lab mengerjakan tesis.

Kadang agak nerveos juga sih, sanggup gak ya, 12 tahun lagi menyekolahkan Nurul di ITB? Mengingat uang kuliah saat ini sudah mencapai 45 jutaan. Dulu uang semesteranku 450 ribu, itu sudah final, tidak ada membayar apa-apa lagi. Relatif mahal saat itu dibanding UGM atau UI pada waktu itu. Hanya saja pada tahun 1995-2000, ITB banyak sekali memberi kemudahan, antara lain beasiswa yang jenisnya sangat beragam, kemudian ada krisis moneter sehingga sempat satu kali uang semesteran gratis. Wah enak juga ya…

Pengalaman pertemanan semasa kuliah…seru banget. Jika dihitung secara kuantitatif, pada saat kuliah S1, saya mempunyai jumlah teman paling banyak, dibanding saat SD s.d. SMA, atau saat ini. Teman di sini mencakup teman akrab, sampai kenalan. Banyak sekali. Mulai dari teman seangkatan, adik angkatan, ama kakak angkatan. Ruang lingkupnya juga sudah antar jurusan. Mungkin karena suasana yang dibangun pada saat S1, misalnya adanya OSKM, OSPEK himpunan, himpunan mahasiswa, organisasi mahasiswa, masjid Salman. Untuk aku sendiri, ada satu faktor penunjang lagi, yaitu tinggal di asrama mahasiswa, sehingga mempunyai teman dari berbagai jurusan yang ada di ITB.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s