Pengalaman Paling Ekstrim

Pada waktu masih muda dulu saya pernah mengalami suatu pengalaman ekstrim, yaitu naik motor dari Semarang-Pati, sekitar 3 jam. Yang membuat ekstrim adalah naik motornya malam-malam dan hujan turun sangat deras. Awalnya dari Semarang sih hanya hujan rintik-rintik, hanya saja lambat laun, hujan semakin deras. Jalanan di sepanjang kabupaten Demak, rasanya jauh banget. Saya merasa kok tidak sampai-sampai ya….

Kami berboncengan dan masing-masing memakai mantel. Hanya saja hujan sedemikian derasnya, seakan air di langit dicurahkan ke bumi. Muka terasa sakit apabila terkena air hujan.

Jika mengingat pengalaman waktu itu, kadang merasa bodoh juga, kenapa tidak berpikir panjang telah memaksakan diri menempuh perjalanan yang sedemikian jauh dengan naik motor? Atau kenapa ya harus pulang malam-malam tatkala hari sedang gerimis. Sisi positifnya, saya pernah juga mengalami hal yang ekstrim🙂

Hal-hal ekstrim seperti itu sudah tidak pernah dilakukan lagi, mengingat dalam tim kami, ada Nurul yang usianya masih muda belia. Sekarang dari Semarang-Pati, tidak pernah lagi naik motor, walaupun cuacanya sedang cerah. Pasti naik bis atau mobil saja.

2 thoughts on “Pengalaman Paling Ekstrim

  1. Saya pikir juga begitu mbak…Pada saat masih muda, rasanya saya lebih spontan dan sekarang sudah banyak berkurang, lebih sering dipikir-pikir dan ditimbang-timbang dulu…

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s