From Bandung With Love

film18281

Judulnya seru, ada love dan Bandung, mengusikku untuk menonton film tersebut. Aku sudah kangen dengan kota Bandung. Kota yang indah dan penuh dengan kejutan dan kenangan. Mengapa?

Di Bandung unsur perubahan  bentuk bangunan-bangunan dibilang sangat cepat. Dan bangunan-bangunan unik-unik. Jadi walaupun melewati jalan yang sama setiap hari, rasanya gak bosan-bosan. Atau kalo baru lewat dalam periode mingguan, kok banyak ya yang baru….Orang Bandung bisa dibilang sangat kreatif, melebihi kreativitas kota-kota lain di Indonesia.

Back to film, film ini bercerita tentang cinta, perasaan, dan kesetiaan. Di suatu saat, Vega yang sudah punya pacar, ternyata tertarik pada pria lain. Vega sama sekali tidak ada niat untuk selingkuh. Vega awalnya ingin menjadikan pria tersebut sebagai objek penelitian tentang tema kesetiaan. Ternyata sejalan dengan waktu dan banyaknya interaksi dengan pria tersebut, dia merasa pria tersebut kok menarik ya, dan dia merasa jatuh hati juga. Vega akhirnya menyadari kesalahannya dan berniat untuk menjauhi pria tersebut.

12047934002

Sayangnya kejadian Vega jalan dengan pria lain tersebut diketahui oleh pacar Vega, sehingga pacarnya akhirnya memutuskan Vega. Oh my God, kasihan banget ya Vega…Mengapa pacarnya bertindak begitu cepat dan tidak memberi kesempatan pada Vega untuk menjelaskan duduk permasalahan yang sebenarnya?

Nasi sudah menjadi bubur.

Tetapi waktu terus berjalan, Vega harus tetap menjalani hidupnya. Sebulan kemudian, dia masih tetap sendiri. Walaupun sudah diputus oleh pacarnya, dia juga tidak balik lagi ke pria yang pernah mempesonanya. Vega yang tegar.

Ceritanya seru sekali dan bisa menyentuh hati. Sangat cocok ditonton oleh para remaja atau pasangan-pasangan yang belum atau sudah menikah. Kadang-kadang kita melakukan kesalahan yang tidak disengaja, yang akibatnya bisa sangat fatal sekali. Misalnya suah punya pasangan, tetapi terkadang tertarik pada WIL/PIL. Jika ternyata akibatnya sangat fatal, tetap tenang dan jalani hidup tetap dengan cara-cara yang baik.

2 thoughts on “From Bandung With Love

  1. saya sih udah pernah nyewa kaset ini buat ibu saya. tapi karena film indonesia sering ngecewaain jadi males ikutan nonton.

    setelah baca dari sinopsis yang ibu buat,jadi pengen nyewa film ini lagi.

    bener kata pepatah:
    “kalau tidak mau kebakar jgan pernah main api”

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s