Proyek Akhir, Mengapa?

Ada pertanyaan dari mahasiswa :

1. Apakah di S1 adalah kuliah Proyek Akhir(PA) juga?

Jawaban : Di S1 tidak ada kuliah PA. Kalaupun ada, adalah kuliah TA1 dan TA2, di semester -semester akhir

2. Enak dong bu, gak ada proyek akhir?

Jawaban : Di mana ya enaknya? Memang S1 tidak terlalu repot kuliahnya, hanya saja porsi teoritisnya lebih banyak daripada D3. Di proyek akhir ini, mahasiswa akan mempraktekkan secara langsung ilmu-ilmu yang sudah didapat sebelumnya, untuk membuat sebuah produk, yaitu perangkat lunak.

Percakapan di atas terjadi antara saya dan mahasiswa. Mereka memandang kuliah S1 yang tanpa kuliah proyek akhir, akan lebih menyenangkan daripada di Politeknik dengan ciri khas kuliah proyek akhir.

Memang iya sih, kalau dilihat enak atau gak enak, faktanya seperti itu. Tapi kalo dilihat dari hasil yang akan diperoleh, tentunya, akan sangat bermanfaat bagi mahasiswa peserta proyek akhir, karena mahasiswa mempunyai kesempatan mempraktekkan teori/ilmu yang pernah didapat untuk membuat perangkat lunak. Kuliah-kuliah terkait adalah pemrograman, database, rekayasa perangkat lunak, bahasa Indonesia, manajemen, sistem informasi.

Kuliah proyek akhir ini sangat aplikatif, bekerja dalam tim, penuh dengan dateline, dan ada pembimbing. Bisa jadi prototipe pekerjaan seorang programmer. Jadi bagi yang ingin menjadi programmer, nikmatilah proyek akhir. Pengalaman saya menjadi programmer atau terlibat dalam proyek-proyek pengembangan software, suasana kerjanya mirip-mirip dengan kuliah PA.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s