Tut Wuri Handayani

uun-di-rumah

Mungkin masih ada yang ingat semboyan Ki Hajar Dewantara, tentang pemimpin yang bisa menjadi panutan. Di era sekarang ini, di mana batas baik dan jelek sangat gak jelas, orang sering kali kehilangan arah.

Dan salah satu yang bisa menjadi penuntun arah adalah guru, idola, orang tua, atau pemimpin. Sebenarnya idola umat Islam sudah jelas, yaitu nabi Muhammad. Hanya saja, dalam kehidupan sehari-hari, kita menginginkan juga cermin yang lebih jelas. Untuk kasus saya, ada beberapa idola yang sering saya jadikan cermin, yaitu dosen-dosen saya. Tentu saja, dosen dengan kualitas yang bagus, baik dari segi akademik, moralitas, dan semua aspek lainnya. Ketika saya sedang gak jelas mood, saya akan mengingat idola saya, tentang apa yang dilakukannya, saya jadi semangat lagi deh🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s