Kewaspadaan Dosen

Ceritanya, kewaspadaan kami sebagai pengawas rendah, sehingga mayoritas mahasiswa saling mencontek ujian. Kode program yang dikumpulkan coraknya hampir sama. Ada beberapa versi, dan tiap versi ada yang dicontek 3 orang, 4 orang, dan sebagainya.

Terus terang, kami kecewa dan bete berat. Kecewa, karena kemudahan sistem ujian yang digunakan, dimanfaatkan oleh mahasiswa untuk mencontek. Bete berat, karena banyak waktu yang terbuang gara-gara ini. Hasil koreksian di ujian pertama tidak dipakai, karena ada ujian ulang. Saya harus membuat dua set soal ujian ulang, karena waktu ujiannya serial 2 kali. Kami harus mengawas lagi, dan pastinya mengoreksi lagi.

Di ujian ulangan ini, kami benar-benar waspada. Peraturan diperketat. Siaga 1 deh. Mata awas, gak ada ngantuk-ngantuk, gak ada browsing, gak ada baca-baca buku. Pokoknya mata siaga diedarkan ke ruangan, mengawasi setiap gerakan mahasiswa. Hm….hasilnya tidak mengecewakan. Tidak ada contek-mencontek. Terbukti dari hasil ujian yang sangat bervariasi, dan tidak setipe seperti di ujian sebelumnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s